Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Viral! Marahi Suami Saat Pulang Mabuk, Istri Dituntut 1 Tahun Kurungan Penjara

Viral! Marahi Suami Saat Pulang Mabuk, Istri Dituntut 1 Tahun Kurungan Penjara

Jaksa penuntut umum memvonis Valencya 1 tahun penjara
Valencya tak henti-hentinya menangis usai divonis penjara karena memarahi suaminya yang sering pulang dalam keadaan mabuk. 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) memvonis Valencya satu tahun penjara. Suaminya, Chan Yung Ching, melaporkan Valencya atas dugaan kasus kekerasan psikologis dalam rumah tangga (KDRT). Valencya tampak terkejut karena omelannya kepada suaminya membuatnya menghadapi kasus hukum. Bahkan, Valencya memarahi suaminya karena kebiasaan Chan pulang dalam keadaan mabuk. Namun, teguran Valencya justru membuat Chan melaporkannya ke polisi.

Valencya yang tak henti-hentinya menangis usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Karawang, Jawa Barat, Kamis (11/11/2021) lalu. Dengan berlinang air mata, Valencya tampak mengungkapkan kekesalannya dan memberikan peringatan kepada ibu-ibu di seluruh Indonesia. Valencya menyebutkan bahwa setiap istri tidak boleh memarahi suaminya yang pulang dalam keadaan mabuk jika tidak ingin mengalami nasib yang sama dengannya.

"Suami mabuk, marah-marah, bahkan dihukum. Ibu-ibu di Indonesia akan memberi tahu, suami tidak boleh marah jika suami pulang dalam keadaan mabuk. Duduk dan sambut dengan baik," kata Valencya. dikutip Rabu (17/11/2021). ).


Valencya mengatakan dia adalah tulang punggung keluarganya yang harus membesarkan kedua anaknya sendirian. Namun, ia malah dituntut hukuman penjara karena memarahi suami yang suka minum keras.

"Marah sedikit dipenjara. Saya punya dua anak di rumah, saya sebagai ayah sebagai ibu digugat selama satu tahun," kata Valencya sambil menangis.

Perempuan berusia 45 tahun itu juga sangat menyayangkan hukum di Indonesia yang dianggapnya penuh kebohongan. "Saksi ahli langsung dihadirkan, padahal dibohongi katanya tidak ada. Banyak kebohongan yang dihukum untuk ini," kata Valencya.

Kasus Valencya menjadi perbincangan publik dan menarik perhatian Kejaksaan Agung. Kejaksaan juga melakukan pemeriksaan khusus terhadap kasus yang menjerat Valencya. Pihak kejaksaan mewawancarai sedikitnya 9 orang dari kejaksaan, hasilnya kejaksaan dinilai tidak peka terhadap perkara pidana umum. 

Seperti diberitakan berbagai sumber, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memberhentikan sementara Asisten Pidana Umum (Aspidum) Pengadilan Tinggi Jabar. Selanjutnya, Aspidum Kejaksaan Jabar ditarik ke Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memudahkan pelaksanaan pemeriksaan fungsional.


Editor : AL Ihsan Lubis
Sumber : Kompas. Com

Posting Komentar untuk "Viral! Marahi Suami Saat Pulang Mabuk, Istri Dituntut 1 Tahun Kurungan Penjara"